Senin, 10 Agustus 2009

sebuah Kematian

Akhir-akhir ini, terfikir akan sebuah kematian. Berawal dari kematian “Mbah Surip” seniman yang membuat bulan-bulan terakhirnya menjadi begitu indah, disusul kematian sang budayawan juga sastrawan, “WS Rendra”. Terlebih lagi belakangan ini ada seorang sahabat yang hampir setiap hari menelpon gw, bercerita banyak tentang hidupnya, kisah cinta, juga pertualangannya. Dalam ceritanya ia bercerita seorang gadis yang dicinta namun meninggal di Semeru. Hingga akhirnya, dia bilang klo umurnya juga udah gak lama. Rasanya, kenapa orang-orang baik selalu terlebih dahulu menghadap sang kuasa.
Walaupun gw sama sekali gak kenal Mbah Surip, WS Rendra, dan sang wanita yang meninggal akibat kecelakaan di Semeru (gw menyebutnya cewek Magelang). Tapi gw yakin klo mereka adalah manusia baik, sangat baik malahan. Dan teringat kembali oleh sesosok Soe Hok Gie. Ehmm, rasa-rasanya memang akhir ini Indonesia ditinggalkan manusia-manusia terbaik yang bangsa ini punya. Dan semakin sulit untuk menemukan manusia-manusia hebat seperti mereka dalam zaman seperti ini. Dan gw harap seorang sahabat yang akhir-akhir ini banyak bercerita tentang hidupnya, tak lekas pergi. Masih mau denger ceritanya, masih mau bersahabat dengannya, juga masih mau minta ditemenin untuk naik gunung perdana.
Hey, kamu itu manusia baik, menutupi kelebihanmu hingga yang kamu mau, manusia lain ngeliat kamu itu memang seperti manusia biasa, semangat....!!! terima kasih akan cerita-ceritanya, entah kenapa obrolan-obrolan itu makin ngebuat gw tau klo gunung adalah tempat untuk manusia terpilih sama dengan menjalankan ibadah haji.
Tapi apakah pantas jika jasad gw ini nantinya ada pada komplek pemakaman di Ranu Pane. I hope...

2 komentar:

punakawan69 mengatakan...

Iyah ne...musim kematian....huff..selain mbah surip,rendra,noordin M top, kerabat gw juga banyak yg koid...gile...knp yah???huff...bentar lagi giliran gw neh...
Wkwkwkw...enak kali dikuburin di ranu pane...
:p

jejak cerita mengatakan...

waduh...

lo juga pengen dikubur di ranu pane??
kayaknya bangga aja bisa dikubur disana. hahahahaaa

eh, terusan cerita lo disemeru mana??