Selasa, 18 Oktober 2011

Bermain Kenangan Atau . . .

Akhir-akhir ini terbayang lagi dengan sosok nya, terlebih senyumnya . . . .
 
Di beberapa tahun yang lalu, kita masih sering berpapasan tanpa perlu mengucap satu-dua kata. Entah karena sungkan atau memang sudah cukup perbincangan yang kita lakukan tanpa ada sepatah kata pun.

Dia sobat gw. Dan gw enggak akan menyebut namanya disini. 


Kabar terakhir  dia ada di jauh sana, sangat jauh bahkan. Tetapi sudah dua kali ini ketika gw berangkat kuliah, gw seperti berpapasan dengan dirinya dan entahlah itu dirinya atau bukan. Untuk sesaat memperhatikan tapi yaaa berlalu dengan roda motor yang terus berputar.

Dulu dia sobat mengobrol yang mengasyikan, berada disebelahnya merasa tawa sangat mudah dikeluarkan tanpa ada beban, dan selalu saja ada perbincangan hingga mulut lupa untuk terdiam. Lalu kita lama kelamaan semakin menjaga jarak, hingga lupa bagaimana caranya untuk saling menyapa. Dan membisu pun yang kita lakukan  . . . 

Hingga akhirnya beberapa kalimat terucap dari mulut nya, gw hanya menyesali kenapa kalimat itu terlontar saat dahulu dan tidak saat sekarang. Dan waktu jelas tak bisa diulang, maka kalimat itu hanya menjadi sebagian cerita dari nya. Lalu kita semakin jauh . . .

Ketika waktu memaksa kita untuk bertumbuh dewasa, kita hanya berharap untuk dapat duduk bersebelahan lalu menceritakan banyak hal atau hanya saling memandang seperti biasa . . .
Lama tak melihat nya, entah apa yang dilakukannya, entah sedang mengejar impiannya kah, atau sedang sama-sama mengingat masa yang terlewat. 

Dan tiba-tiba dia datang, dan gw diam . . .
Entah apa yang harus gw katakan, dia sobat gw.

Ada rasa canggung yang menggelitik hati, tetapi dia menyapa dengan gayanya seperti dulu hingga kecanggungan sekejap terlupakan. Dan ternyata dia tak berubah. Deti k terlewat lalu menit terlewat dan jam berlalu saja, tak terasa 2-3 jam obrolan menjadi menyenangkan. Dan kita sama-sama berdoa untuk kebaikan kita masing-masing.

"Dia dengan impiannya dan gw dengan impian gw sendiri".

Semoga Tuhan memberikan waktu untuk sebuah obrolan kembali, atau mungkin kita akan bersama-sama duduk bersampingan dan menonton film kesukaan kita.


"Untuk seorang sobat yang entah berada dimana sekarang. Yang telah membuat kerinduan menemani kenangan. Dan yang telah membuat lembaran cerita di tumpukkan buku".

20 komentar:

Rin mengatakan...

tembak aja deh, Shal...hehehe.. :D

Naya Elbetawi mengatakan...

Terharuuu bacanya -_- sumpaahhh... cerita shally sedang nay alami, merindukan sahabat :)

Seagate mengatakan...

Sobat apa "sobat"??? hehehe
btw i've added your blog link to my blog's friendlist. hope more people will visit this cool blog :)

Shally mengatakan...

@kak Rin >> aduuuh jangan dong kak. nemuin enggak entar dia mati hekekekekekkk :p

@mpo Belo >> *berpelukan bersama* makasih yaa mpo udah ikutan merindu juga. jadi gak enak gini *garuk-garuk kepala* hehehheheeee...

@om Seagate >> sobat lalu bersobat dan sobatan, tapi gak tau deng *nahlooh*. oh yaa makasih banyaaaak banget udah add blog ku di friendlistnya mas Sigit *sorak-sorak gembira*

emp4tbelas mengatakan...

sejak kapan jok .. ??

Shally mengatakan...

apanya ziz???

emp4tbelas mengatakan...

sejak kapan lu punya 'sobat'
hahaha..

peace !! :p

Shally mengatakan...

lah kan dari kapan tau juga perjanjiannya, yang gak punya temen tuh lo ziz. haakakakakakkk
*_*V

covalimawati mengatakan...

hiks.. terharu.. jd inget sobatku.. yg memutuskanku.. huhuuu.. apasalahku...? *numpang curhat*

Baha Andes mengatakan...

sahabat banyak mengispirasi...

emp4tbelas mengatakan...

=((

iya yak ..
hahahha ..
salah ngomong gw ..

oneeng dah luu .. :p

Shally mengatakan...

@mba covalimawati >> rindu sahabat juga mba jadinya :) mungkin suatu hari nanti dia akan datang kembali mba :) *really hope*

@Baha >> halllooo :) jangankan seorang sahabat, seorang musuh juga bisa menginspirasi kita kok.

@emp4tbelas >> hahahhaaaa.. sukurin salah ngomong kan lo. yang oneng tuh elo ziz. tobat lah om jangan kau mempermalukan dirimu disini, sebaiknya kau jaim dikit dong biar dibilang PRIA, emang lo gak pengen ziz? wakakakakakkkk . . . (ah nge cak in cuma bikin kangennya nambah dah)

emp4tbelas mengatakan...

anjrit paraahh ..
perlu bukti kalo gw PRIA sejati ??
hahha..

iyak . :p

Shally mengatakan...

@emp4tbelas >> percaya gw ziz percaya . . .
kapan sih gw gak percaya sama lo (dengan tampang maksain bijaksana)

emp4tbelas mengatakan...

zzzzzzzz ..
seeleeek (dengan nada joko yang khas) :p

Shally mengatakan...

@emp4tbelas >> *warkop aja yuk, nonton ovj sambil makan sambel pake mie*

Sheno monkey mengatakan...

wah lama-lama kak shally jadi shaly ting ting nih..

kemana..

kemana...

kemana....

kak shally ga nyimpen nomornya? akun twitternya? 4square dia?

emp4tbelas mengatakan...

hahahha..
itu mah kebiasaaan lamaa..
yang lain makan mie pake sambel ..
kita makan sambel pake miee ..
balik kekosan perut panaass ..
hahahhahha *ups*
hehe

Amanda Orangejeruk mengatakan...

gue tau nih siapa!!! ngahahahahah si manusia bernama sama dengan sutradara.. yoiihhhh jok RIYAN mau di kemanain ckckck

Shally mengatakan...

@Sheno >> nyimpen sih, tapi bingung abisan sama-sama canggung wekekekekkkk . *ting-ting hahahahhaaa (thanks ya Sheno udah mampir disini)

@emp4belas >> abis itu tinggal tunggu beberapa jam, mag kumat nangis-nangis (T,,T)

@Amanda >> sutradara? itu temen SMA tauuu mandooo . . . nah nah nah si Riyan dipangil pangil ckckckckckkk . . .